Tampilkan postingan dengan label training proses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label training proses. Tampilkan semua postingan

Minggu, 29 November 2009

TEBAR HEWAN QUR'BAN

Cintakah kepadaNYA?
BERQURBANLAH...
Print E-mail
  
Monday, 24 November 2008
hewan kurban Cinta kepada Allah kata Imam Al-Ghazali dalam kitab Al-Mahabbah, adalah Puncak tangga perjalanan spiritual. Ini pernah dijelaskan Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra, dalam wasiatnya yang luar biasa. “Beribadah kepada Allah karena ingin mendapatkan pahala, itu ibadahnya kaum pedagang. Beribadah karena takut siksaan, itu ibadahnya budak, dan beribadah karena cinta kepada Allah Swt, itulah ibadahnya orang mukmin”.
Sahabat  Anas mengisahkan seorang lelaki bertanya kepada Rasulullah saw, “kapan datangnya Kiamat?” Rasulullah balik bertanya, “apa yang telah kau persiapkan untuk menghadapinya?” Orang itu menjawab, “Tidak ada kecuali cintaku kepada Allah dan Rasul-Nya.” Maka, Rasulullah berkata, “Engkau akan bersama dengan yang kau cintai itu.” (HR Bukhari dalam Fadlail al-Sahabah, Juz XIV: 189).

Dengan limpahan cinta Allah, anugerah rejeki dan kejayaan di dunia maupun akhirat menjadi suatu keniscayaan. Seperti terlukis dalam metafora berikut ini.
Syahdan, suatu sore seorang nyonya bermaksud memampirkan tiga pengelana ke rumahnya. Ketiganya tampak sedang kelelahan di tengah perjalanan jauh, sehingga wanita ini iba dan mengundang mereka untuk makan bersama dengan keluarganya.
Di halaman rumah, ketiga pengembara memprkenalkan diri. “Saya Wealth, dia bernama Succes, dan teman saya yang satu lagi ini bernama Love,” kata seorang diantaranya sambil dengan santun menambahkan, “Maaf kami  tidak dapat sama-sama masuk ke dalam rumah. Silahkan Anda pilih, siapa diantara kami yang Anda undang lebih dulu?”
Kemudian si wanita masuk ke dalam rumah dan menceritakan kejadiannya pada sang suami. Mendengar itu, suami spontan berkata, “Sudah jelas bagi kita untuk mengundang Wealth. Dengan kekayaan kita dapat memiliki dunia ini.” Tapi sang istri lebih sreg memilih Succes untuk menikmati kehidupan di dunia ini.
Tiba-tiba, anak mereka nimbrung, “Mengapa kita tidak memilih Love saja, sehingga kita bisa saling mengasihi dan menciptakan kedamaian dalam kehidupan kita.”
Ya, akhirnya mereka sepakat mengundang Love. Sang isteri  kemudian menyampaikan keputusan keluarga kepada para tamu. Maka, masuklah Love ke dalam rumah. Namun, langkahnya ternyata diikuti kedua temannya. Maka, bertanyalah kedua wanita itu, “kami mengundang Love dulu, mengapa kalian berdua juga turut masuk? Bukankah kalian sendiri berkata bahwa kalian tidak dapat masuk bersama-sama ke dalam rumah?”
Salah satu dari tiga tamu menjelaskan, “Benar, jika kalian mengundang saya, Wealth, atau teman saya, Success, dua orang dari kami akan tetap tinggal di luar. Tapi karena Anda mengundang Love, maka kami berdua selayaknya ikut ke dalam. Sebab, kemana pun Love pergi, kami senantiasa  mengikutinya. Where ever there is love, there is also wealth and Success.
Rasulullah saw pun mengajarkan do’a: “Aku memohon cinta-Mu, serta cinta perbuatan yang mampu mendekatkanpada cinta-Mu.” (HR Turmudzi dari Mu’adz bin Jabbal).
Ibadah kurban adalah salah satu bentuk PDKT (taqarrub) kepada Allah SWT.  Sebagaimana Firman-Nya dalam Surah Al-Kautsar ayat 1-3: “Sungguh kami telah memberikan kepadanya nikmat yang banyak. Maka, dirikanlah sholat karena Tuhanmu dan berkurbanlah. Sungguh orang-orang yang membencimu dialah yang terputus.”
Kata Qurban berasal dari bahasa Arab, yang artinya “dekat”. Nabi saw mengingatkan:  ”Siapa yang mempunyai  kesanggupan dan kemampuan untuk berkurban, tapi tak mau berkurban, jangan mendekati Musholla kami.”
Jelas, bukan darah dan daging kurban itu yang sampai kepada-Nya, melainkan ketakwaan yang berkurban. Mengutip Imam Nawawi, takwa adalah “Menaati perintah dan larangan-Nya”. Atau dalam bahasa Imam al-Jurjani, “Taqwa yaitu menjaga diri dari pekerjaan yang mengakibatkan siksa, baik dengan melakukan perbuatan atau meninggalkannya.”
Lalu, seperti Tanya Zaid bin Arqam,” Apa yang kita peroleh dari berkurban?” Rasulullah saw menjelaskan, “sungguh pada setiap bulu yang menempel di kulitnya terdapat kebaikan.” Wallahu A’lam.
READ MORE - TEBAR HEWAN QUR'BAN

Minggu, 08 November 2009

senam tongkat


Alhamdulillah, Training PROSES Generasi Prestatif angkatan ke-2 sudah dimulai, pada hari sabtu 24 Oktober 2009. Yang sangat menarik dari Training tahap pertama ini yang diberi nama TAHAP DOBRAK DIRI, adalah SENAM TONGKAT. Senam ini diberikan kepada peserta untuk mengenal beberapa gerakan senam dengan menggunakan tongkat, namun gerakan senam ini dapat di gunakan untuk membela diri.
Dimulai jam 10.00 setelah kegiatan Test Kebugaran Peserta, Bapak-bapak Polisi dari POLRES KOTA TASIKMALAYA, memberikan arahan dan penjelasan tentang senam Tongkat ini. Yang dilanjutkan dengan peragaan gerakan-gerakan senam tongkat yang diikuti oleh semua peserta.
Upss... ternyata berat juga yah tongkatnya, salah satu peserta akhwat baru menyadari ternyata tongkat yang digunakan lumayan berat. Tapi hal tersebut tidak membuat patah semangat. Seluruh peserta dengan penuh semangat DAHSYAAAAT... memperagakan gerakan-gerakan senam tongkat yang dicontohkan.
READ MORE - senam tongkat

proses training Q



PUISI
SERUAN MUDARRIB SETIA
 Hari ini manusia kehilangan eksistensi
Cita-cita tanpa orientasi
Visi tanpa ideologi
Raga bergerak tanpa jiwa tanpa rasa
menapaki hari-hari dengan payah yang kian bertambah

Dunia menguasai jiwa
Kemuliaan luluh bersama tetes-tetes peluh kehinaan
Manusia jatuh pada lembah nadir kenistaan
Kematian hati kian mendekap
dan Kemuliaan jiwa kian sulit mendekat

Sebuah seruan harus terus digelorakan
Untuk mengembalikan kehormatan diri, umat dan agama
Yang lama tercabik dihinakan
Sebuah seruan yang akan terus dikobarkan
dari kami... MUDARRIB SETIA

Sebuah puisi yang selalu membuat miris hati, yang membuat “hamasah” ini menggelora, berdebur bagaikan gelombang samudera, sebuah puisi yang menggambarkan keadaan manusia di bumi...
Bilakah kan datang mentari, yang akan membangkitkan putera-putera terbaik negeri ini, putera-putera yang kan menjadi generasi mujadid, yang cahayanya menyinari setiap manusia, hangat dan menghidupi hati, Dialah Ar-Ruhul Jadid, dia hanya mencintai Alloh, dan Allohpun mencintainya, dia bersikap lembut kepada kaum muslimin, dan bersikap keras kepada kaum kafirin, dia selalu berjuang dan berkorban di jalan Alloh, dan dia menyadari perjuangannya akan ada yang mencela, menfitnah dan mencemooh, bahkan mungkin dijauhi sehingga diapun menjadi manusia “ghuroba”, namun dia tetap tidak takut dengan semua itu, baginya hanya kemuliaan dari Alloh saja, baginya hanya ingin mempersembahkan yang terbaik yang bermakna di dunia dan berarti di akhirat.
Dialah Ar-Ruhul Jadid, dialah generasi pengganti manusia-manusia yang kehilangan eksistensi, manusia yang bercita-cita tanpa orientasi ideologi, atau dialah yang akan mengembalikan izzah kemuliaan, dialah yang akan memutar peradaban, dialah putera-putera terbaik negeri ini.
Lihatlah, negeri ini...
Lihatlah Kota ini...
Ratusan orang positif HIV, Ranking Narkoba di jawa barat, Kenakalan Remaja kian marak, Gang Motor semakin brutal, perkelahian dan tawuran, Seks bebas kian tak terkendali, Komunitas Guy dan Waria meningkat, Majelis Ta'lim sepi sedangkan Mall dan tempat hiburan begitu padat, Mayoritas muslim tapi tak mayoritas dengan kemuslimannya, individualisme dan egoisme semakin manjadi, Aktivis kehilangan eksistensi, cita-cita dan visi tanpa orientasi ideologi, Raga bergerak beraktivitas tanpa jiwa tanpa rasa, dunia telah menguasai jiwa, sehingga mengantarkan ke lembah nadir kehinaan dan kenistaan...
Siapa yang akan bertanggungjawab atas semua ini...???
Kurang apa kota ini, ratusan pesantren dan kyai, ustad dan ustadzah ada setiap masjid dan mushola, perguruan tinggi, tempat melahirkan agen-agen perubahan (mahasiswa) pun ada, lembaga kerohanian, organisasi pemuda, bahkan para aktivispun masih sering beraktivitas...
Siapa yang akan bertanggungjawab atas semua ini...???
Baiklah...
Andai tak ada yang mau bertanggungjawab atas semua ini, biarlah aku, bersama dengan para mudarrib setia yang akan bertanggungjawab... sebagian yang bisa kami kerjakan dan sekemampuan, atau seluruhnya...


Seonggok kemanusiaan terkapar, siapa yang akan bertanggungjawab,
jika tidak ada yang mau bertanggungjawab,
biarlah aku yang akan bertanggungjawab, sebagian atau seluruhnya
( KH. Rahmat Abdullah)

Semoga Alloh senantiasa memberikan kekuatan dan kesabaran untuk selalu istiqomah di jalanNya, Lindungi kami ya Alloh... lindungi kami...
Kami akan terus menyeru...
Kami akan terus menggeloran semangat peradaban...
Selayaknya...
Bagi jiwa-jiwa yang mengazamkan dirinya di jalan ini
menjadikan dakwah sebagai laku utamanya..
dialah VISI.... dialah MISI... Dialah OBSESI....
dialah yang menggelayuti dari desah nafasnya...
dialah yang akan mengatarkan jiwa-jiwa ini
ke dalam ridlo dan maghfirah Alloh SWT.
(KH. Rahmat Abdullah)


Inilah Tekad kami, ya Alloh...
Semoga menjadi kebaikan yang Engkau Ridloi...

Visi Kami :
 

Membangun Rumah Peradaban sebagai tempat pelatihan dan pembinaan yang melahirkan Generasi Rabbani.


Misi Kami :
 

Melatih (tadrib), Membina (tasrif) dan Membentuk (takwim) kepribadian muslim dan Kepribadian Da’i pemuda (pelajar dan mahasiswa) berkelanjutan (istimrar), Bertahap dan berjenjang (tadaruj) dan Seimbang (tawazun) antara Jasadiyah, Fikriyah dan Ruhiyah dengan menyelenggarakan :
1. Pelatihan (training) berbasis experience
2. Mentoring dan bimbingan belajar berbasis pembinaan (tarbiyah)
3. Outbound berbasis kepanduan (adventure)
4. Entrepreneur berbasis pemberdayaan


Obsensi Kami :

Menjadi lembaga tempat berkumpulnya para pemuda yang ingin memperbaiki diri, mencari jadi diri dan kehormatan diri melalui pembinaan jasadiyah, fikriyah dan ruhiyah


Desah Nafas Kami :

Takkan pernah berhenti, bergerak, berjuang dan berkorban sampai lembaga ini tegak berdiri guna mengembalikan kehormatan diri, umat dan agama.


Akankah setiap mimpi...
Hanya asa tak pasti...
Tekadkan diri.. wujudkan mimpi...
Kan datang sinar surya...
Sibak fatamorgana...
Buka hati ini, tegaskan janji suci...
(izis)

READ MORE - proses training Q

jadwal training proses

READ MORE - jadwal training proses

Sign by Danasoft - For Backgrounds and Layouts

SPoNSoR BLoGs